29 Faktor Penentu Konversi Website Anda

Sebagai digital performance agency, saya dan team beberapa kali bertemu pemain ecommerce baru/brand/personal yang baru membangun ecommerce storenya sendiri, dan kebanyakan dari mereka selalu menanyakan seputar konversi sales dengan nada frustasi seperti:

  • Kenapa konversi sales di website ecommercenya sedikit?
  • Kenapa cost per conversion-nya tinggi sekali?
  • Kenapa orang abandon cart ecommerce saya?

Untuk ecommerce lama pastinya sudah mendapat pencerahan dari pengalaman beberapa tahun setelah berjalan.

Sebenarnya ada beberapa hal fundamental yang harus dipahami terlebih dahulu untuk mengatur ekspetasi konversi/sales di website anda, satu hal yang harus anda ingat adalah faktor penentu terjadinya konversi sales/penjualan tidak 100% tergantung dari iklan anda.

 Dan kalau anda melihat dari list dibawah, iklan hanya sebagian kecil dari faktor lain, bahkan tidak termasuk dalam top prioritas untuk hal yang harus anda persiapkan/bereskan.

Kabar baiknya adalah artinya masih ada kesempatan untuk pemain ecommerce baru untuk mengejar pemain ecommerce lama. Tentunya banyak hal yang harus disiapkan oleh team internal anda dari semua divisi dan juga agency periklanan anda.

Apa sajakah faktor yang menentukan terjadinya konversi, disini urutan menentukan prioritas, dan karena banyak saya hanya menjelaskan intinya disini, tentunya kita bisa ngobrol banyak di offline:

  1. Harga / Promosi
    Banyaknya ecommerce dan marketplace membuat orang cenderung untuk memilih harga termurah, tentunya mereka juga sudah mempertimbangkan jenis barang, garansi dan hal lain yg biasanya ditawarkan sama oleh semua pemain ecommerce/market place. Coba tanya diri sendiri, jika anda ingin membeli sebuah barang yang pasti bentuknya seperti buku, ecommerce A menawarkan harga IDR 300,000 & ecommerce B menawarkan harga IDR 290,000, dari ecommerce mana yg akan anda beli?Promosi juga sangat penting, ada ecommerce kopi yang bisa dibilang hampir setiap hari mengeluarkan promosi menarik, mungkin tidak setiap promosi akan berhasil, tapi mereka belajar dan setidaknya berhasil menjadi top of mind. Hal yang perlu diingat ketika melakukan promosi, buatlah promosi yang benar2 bagus, bukan palsu atau diskon palsu atau ala kadarnya.
  2. Perilaku Pembeli
    Kesalahan yang juga paling sering terjadi adalah mengharapkan pembeli untuk membeli barang anda secara online, padahal barang anda termasuk barang tipe impulsif yang harus segera dibeli ketika diperlukan dan mudah didapatkan di toko offline terdekat. Bayangkan anda dalam perjalanan pulang ke rumah dan ingin segera mandi dan keramas, namun anda teringat tadi pagi anda sudah kehabisan sabun dan shampo, apakah menurut anda anda akan membeli sabun dan shampo secara online dan menunggu hingga besok atau bahkan beberapa jam jika diantar dengan kurir kilat? atau anda cukup mampir sebentar ke warung dan masalah anda selesai?
    Bukan berarti anda tidak perlu berada di online, tetapi KPI untuk industri tertentu seharusnya berbeda.
  3. Brand Ecommerce
    Pemain baru artinya brand baru, orang tidak/belum mengenal anda, orang belum percaya anda, bagaimana cara anda menangani order pembeli sampai nanti ketika ada masalah.
    Begitu juga dengan pemain lama, coba check apakah brand anda terkenal dengan hal positif atau malah sebaliknya?
  4. Penyimpanan Data Pembeli
    Pastikan ada menu untuk pembeli yang loyal supaya mereka mudah untuk melakukan pembelian ulang, seperti alamat, kartu kredit, nomo rekening, dsb.
  5. Pilihan Pembayaran
    Perbanyak pilihan pembayaran dari COD, kartu kredit, debit, wallet, dsb.
  6. User Interface & Experience
    Dari design, menu sampai pengalaman di mobile semuanya harus mudah dan menyenangkan.
  7. Tracking
    Tidak melakukan tracking, tidak bisa diukur, artinya tidak bisa ditingkatkan. Track semua button, event, page, add to chart, konfirmasi, penjualan sukses dan semua proses didalam website anda, lalu lihat mana yang bisa ditingkatkan.
  8. Remarketing/Retargeting
    90%+ orang suka windows shopping, hal yang sama terjadi di online, sebelum membeli mereka melakukan research dari segala hal seperti bentuk, warna, harga, ukuran, review, feedback, promo, dsb. Pastikan anda melakukan remarketing diwaktu yang tepat ke orang yang sudah interest dengan produk anda.
  9. Kecepatan Website & Mobile Site
    Untuk sekarang ini tidak ada alasan lagi website/msite lambat, jika loading awal saja lama, pembeli segera berpindah ke toko sebelah.
  10. Ongkos Kirim
    Siapa yang tidak suka ongkos kirim gratis? titik.
  11. After Sales Service
    Ketika pembeli membeli barang, mendapatkan barang adalah hal pasti, untuk barang yang jelas seperti buku, elektronik, mereka sudah tahu apa yang mereka akan dapatkan, yang mereka pikirkan berikutnya adalah setelah mereka membeli bagaimana prosesnya. Mulai dari pengiriman seberapa cepat, packing, pengembalian jika barang rusak, garansi, customer service yang ramah, cepat, responsive dsb.
  12. Brand Produk
    Menjual produk dari brand bagus, dengan promosi bagus, tentunya lebih mudah daripada menjual produk dengan brand yang tidak terkenal / tidak bagus. Artinya lakukan pemilihan produk-produk utama yang akan anda promosikan dengan gencar.
  13. Sinkronisasi Jumlah Produk Dengan Stok
    Pastikan barang tersedia jika produk tersebut ditawarkan, ini kesalahan umum yang membuat frustasi pembeli jika terjadi.
  14. Kualitas Gambar Produk
    Gambar yang bagus, meningkatkan intensi untuk segera membeli.
  15. Google Tag Manager
    Sedikit teknikal disini, simplenya gunakan Google tag manager untuk mempermudah hidup developer anda kedepannya.
  16. Google Analytics
    Kumpulkan data, pelajari calon pelanggan dan pelanggan yang datang ke website anda. Ini berhubungan dengan Google tag manager juga.
  17. Mobile Site Friendly
    Rata-rata website di Indonesia 70%+ diakses dari mobile, pastikan website anda mobile friendly.
  18. Fungsi Search
    Pastikan fungsi search produk ecommerce anda bekerja dengan sangat baik, hal yang masih terjadi jika anda mencari handphone maka ratusan aksesoris handphone masih muncul dan beberapa ecommerce tidak ada menu filter.
  19. Membeli Sebagai Tamu
    Tidak perlu register untuk membeli, kenapa harus dipersulit?
  20. Video Sebagai Pelengkap
    Semakin lengkap informasi/review produk, semakin cepat calon pembeli menentukan keputusannya. Video adalah format yang sangat baik untuk hal itu.
  21. Produk Review
    Sama seperti diatas, review yang baik mempercepat pengambilan keputusan dalam membeli.
  22. Membuka Jendela Baru
    Percaya atau tidak ada website ecommerce yang selalu membuka halaman baru ketika memilih sebuah barang, sangat mengganggu, hindari hal tersebut.
  23. Fungsi Pesan Ulang
    Seperti penyimpanan data pembeli, namun lebih focus untuk pembelian berulang untuk barang-barang yang selalu dibutuhkan seperti kebutuhan dapur, mandi, kopi, gula, dsb.
  24. Pesan di Iklan
    Selalu gunakan call to action yang kuat supaya orang tertarik melihat produk anda.
  25. Time Targeting
    Menurut anda orang akan membeli barang diwebsite anda jam 3 pagi? matikan saja iklan anda di jam-jam yang tidak perlu, amati dulu behaviour pelanggan anda dari Google Analytics/Adwords.
  26. Device Targeting
    Mobile memang pembawa trafik terbesar, tetapi apakah konversi terjadi disana? jika budget anda terbatas, anda bisa mempertimbangkan untuk fokus di dekstop.
  27. Location Targeting
    Toko anda hanya ada di beberapa wilayah atau hanya bisa melayani pengiriman beberapa wilayah? lakukan location targeting.
  28. Operator Targeting
    Sedang promo dengan beberapa operator saja? pastikan nyalakan operator targeting.
  29. Devices Type Targeting
    Promosi untuk kelas menengah atas saja? lakukan device targeting seperti pengguna smartphone mewah saja atau sebaliknya.

Cukup? atau ada lagi faktor penentu terjadinya konversi menurut anda? Let me know.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *